Kejari Muba saat serahkan KIA ke anak-anak yang belum beridentitas di Kecamatan Bayung Lencir.

Kejari Muba saat serahkan KIA ke anak-anak yang belum beridentitas di Kecamatan Bayung Lencir.

ISBALE - Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin (Kejari Muba) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Sosial (Dinsos), dan Kecamatan Bayung Lencir menggelar kegiatan bertajuk Adhyaksa Peduli Anak Umang, Selasa (16/9/2025), bertempat di Kantor Camat Bayung Lencir.

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) yang bertujuan membantu anak-anak yang tidak memiliki identitas resmi di wilayah hukum Sumatera Selatan.

 

Sejumlah anak dari pelosok desa di Kecamatan Bayung Lencir, termasuk Desa Muara Medak, anak-anak dari komunitas Suku Anak Dalam, serta anak-anak dari beberapa desa dan kelurahan lainnya turut hadir dalam kegiatan ini. Selain itu, anak-anak dari Panti Asuhan Mutiara yang dikelola Yayasan Dermawan Hati Mulia juga menjadi bagian dari penerima manfaat.

 

Dalam kegiatan ini, dilakukan penyerahan dokumen dan bantuan penting seperti Kartu Identitas Anak (KIA), Akta Kelahiran, Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pemenuhan hak sipil dan sosial anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki identitas.

 

Perlu diketahui, istilah “Anak Umang” berasal dari bahasa daerah Sumatera Selatan yang merujuk pada anak-anak yang belum memiliki identitas resmi, seperti akta kelahiran atau kartu kependudukan.

 

Dalam sambutannya, Kajari Muba, Aka Kurniawan SH MH, melalui Kasi Datun Silvi Margareta SH MH mengatakan bahwa Program Anak Umang tersebut bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan hak-hak dasarnya. 

 

"Kita harap bersama anak-anak di Muba yang tidak memiliki identitas dapat di minimalisir atau bahkan sudah tidak ada lagi. Karena ini adalah hak dasar mereka. Karena kelak mereka-mereka ini akan menjadi pemimpin di berbagai instansi negara ini," ujarnya.

 

Sementara, Camat Bayung Lencir, M Imron SSos MSi juga merasa bangga sejumlah jajaran Kejari Muba yang telah peduli kepada anak-anak di Bayung Lencir. 

 

Salah satu anak dari pelosok Bayung Lencir, dari desa Muara Medak, Nurazizah menyebut dirinya senang sekali atas bantuan dari Pemerintah dan Kejari Muba ini. 

 

"Terimakasih atas bantuan KIP, alat tulis dan sembakonya. Semoga bapak ibu semua diberikan kesehatan terus dan murah rezeki," harapnya.(lut)